Kopma Unila

Collective Batch 2 2025 Kopma Unila Wujud Regenerasi Koperatif dan Inovatif untuk Gen Z

Bandar Lampung, 11–12 Oktober 2025. Koperasi Mahasiswa Universitas Lampung (Kopma Unila) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang sadar dan paham akan nilai-nilai koperasi melalui kegiatan Collective Batch 2 2025. Sebelum acara Collective dilaksanakan, Kopma Unila mengadakan kegiatan Orientasi pada tanggal 28 September, yang merupakan tahap awal wajib bagi calon anggota baru. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan berhasil memberikan pengenalan mendalam mengenai dunia perkoperasian serta organisasi Kopma Unila kepada para peserta.

Orientasi menghadirkan tiga pemateri kunci, dimulai oleh Ketua Umum Kopma Unila, Lathifa Puspita Ningrum, yang memaparkan konsep dasar koperasi beserta prinsip dan nilai-nilai yang menjadi pondasi gerakan koperasi. Selanjutnya, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA), Reza Rafli Fahlendi, menjelaskan profil Kopma Unila yang mencakup sejarah berdirinya, struktur organisasi, serta program pengembangan anggota. Sesi ditutup oleh Kepala Bidang Usaha, Yovi Fatria, yang menyampaikan penjelasan tentang berbagai unit usaha yang dikelola Kopma Unila, termasuk mekanisme pengelolaan, capaian yang telah diraih, serta peluang pengembangan di masa mendatang.

Kegiatan ini merupakan program pengkaderan terencana yang dirancang secara sistematis sebagai gerbang awal bagi calon anggota untuk memahami esensi dan peran koperasi dalam dunia modern. Berlangsung di Gedung KNPI Bandar Lampung selama dua hari, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh puluhan calon anggota baru dari berbagai fakultas di Universitas Lampung. Collective menjadi langkah penting bagi Kopma Unila dalam memperkuat pendidikan anggota sekaligus memperkenalkan konsep koperasi yang lebih segar, dinamis, dan relevan bagi karakter generasi Z.

Pergantian nama dari Diksarkop (Pendidikan Dasar Koperasi) menjadi Collective bukan hanya sekadar perubahan istilah, melainkan strategi untuk memperbarui citra pengkaderan Kopma Unila agar lebih dekat dengan semangat mahasiswa masa kini. Nama “Collective” dipilih karena merepresentasikan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan kreativitas yang menjadi inti dari gerakan koperasi modern.  Mengusung tema “Improve Innovative Student Cooperative for Gen Z”, Collective Batch 2 2025 menghadirkan konsep pembelajaran koperasi yang aplikatif dan relevan dengan tantangan masa depan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Kopma Unila terus beradaptasi dengan perubahan zaman, tanpa meninggalkan akar dan nilai-nilai fundamental koperasi yang telah menjadi identitasnya sejak awal berdiri.

Acara dimulai dengan sesi pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Rahma Dewi Suryani, S.E., M.M., Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, yang menunjukkan apresiasi terhadap komitmen Kopma Unila dalam membangun ekosistem koperasi mahasiswa yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari lima pemateri yang berasal dari berbagai latar belakang profesi. Materi pertama disampaikan oleh Drs. Amin Suhadi, M.M., Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Madya. Materi kedua oleh Matias Sira Leter, Ketua Pendidikan KSP Kopdit Mekar Sai. Materi ketiga oleh Finny Mutiara Ery, S.Pd., Owner Find.nyy. Materi keempat oleh Anggi Prayoga, Branch Funding Sales BTN Bandar Lampung, dan hari kedua dibuka dengan materi kelima oleh Deni Pambudi, S.M. dari Arga Bumi Indonesia.

Para pemateri memberikan wawasan yang beragam, mulai dari dasar-dasar pengelolaan koperasi, strategi pengembangan organisasi, literasi keuangan, hingga pentingnya inovasi dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Materi yang disampaikan dikemas dengan interaktif, sehingga peserta dapat memahami setiap topik yang disampaaikan.

Menjelang akhir hari pertama, kegiatan diwarnai oleh penampilan inagurasi dari para calon anggota. Setiap kelompok menampilkan kreativitas mereka dalam bentuk pertunjukan yang menggambarkan semangat solidaritas, kerja sama, dan kekompakan antaranggota. Suasana penuh keceriaan menjadi bukti bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan di antara para peserta.

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi terakhir dan sesi game yaitu post-to-post bersama. Selain menjadi ajang belajar, Collective juga menjadi tempat membangun jejaring antarmahasiswa dengan latar belakang berbeda, sehingga memperkuat rasa kepemilikan terhadap organisasi. Melalui kegiatan ini, para calon anggota diharapkan mampu memahami bahwa koperasi bukan hanya wadah ekonomi, tetapi juga sarana pembelajaran sosial, kepemimpinan, dan manajerial yang dapat menjadi bekal penting di masa depan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

slot gacor